Koban Mutilasi Diperkirakan Dianiaya Dulu

Kompas.com - 17/04/2008, 12:45 WIB

Laporan wartawan Kompas Cokorda Yudhistira

BEKASI, KAMIS- Kepala Kepolisian Resor Metro Bekasi Komisaris Besar Guntur Laope menyatakan, korban mutilasi yang ditemukan di Bekasi pagi ini dianiaya terlebih dahulu sebelum dipotong-potong menjadi 10 bagian. Saat ini, polisi masih mencari satu potongan tubuh korban, yakni paha kiri, yang tidak ditemukan dalam dua tas berisi potongan-potongan tubuh itu.

Berkait dengan temuan itu, Guntur mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya, perempuan berusia 25-30 tahun untuk menghubungi Polres Metro Bekasi atau ke rumah sakit.

Jenzah korban mutilasi itu sendiri saat ini masih di Rumah Sakit Umum Bekasi, tetapi akan segera dikirim ke Rumah Sakit Umum Pusat Cipto Mangunkusumo Jakarta untuk dilakukan autopsi.

Seperti diberitakan, pagi tadi sesosok mayat terpotong-potong ditemukan di pinggir Jalan Sersan Aswan Margahayu, Bekasi Timur. Potongan-potongan mayat perempuan itu ditemukan dalam dua tas bepergian (travel bag) berwarna hitam.

Satu tas berisi kepala korban, sedangkan tas lainnya berisi delapan potong bagian tubuh korban yang masing-masing dimasukkan dalam tas plastik warna merah. Delapan potong bagian tubuh itu adalah gembung (leher hingga pangkal paha), empat bagian tangan, dan tiga bagian kaki. Satu bagian kaki lagi, yakni paha kiri tidak ditemukan di dalam kedua tas tersebut.

Keterangan dari lokasi kejadian menyebutkan, korban mutilasi itu pertama kali ditemukan seorang warga bernama Tina, pada Kamis pagi tadi. Selanjutnya, penemuan itu dilaporkan kepada Ketua RT setempat, sampai akhirnya polisi datang ke lokasi kejadian.

Penemuan itu menggemparkan masyarakat Bekasi. Apalagi beberapa bulan lalu juga terjadi kasus serupa. Sesosok mayat perempuan terpotong-potong juga dibuang di pinggir jalan Kalimalang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau